xTranslate, Menerjemahkan Bahasa Menggunakan 3 Mesin Penerjemah Sekaligus

Gue punya satu akun Twitter anonim yang khusus untuk mengikuti idol-idol Jepang. Untuk mengerti tweet mereka yang 100% bahasa jepang, gue biasanya menggunakan Google Translate. Namun gue suka kepikiran untuk mengetahui terjemahan dari mesin penerjemah lain semisal Bing Translator atau Yandex Translator.

Untuk memuaskan rasa penasaran gue, biasanya gue membuka 3 website tersebut dan menerjemahin satu-persatu. Ribet. Untung gue ketemu satu Chrome Extension bernama XTranslate. xTranslate mendukung 3 mesin penerjemah populer, Google Translate, Bing Translator dan Yandex Translator.

Cara menggunakannya pun cukup mudah. Kamu tinggal select text yang ingin di terjemahkan, dan secara otomatis akan muncul pop-up hasil terjemahan. Secara default, xTranslate menggunakan Google Translate. Untuk berpindah ke mesin pencarian lain cukup gampang, tinggal klik tombol panah yang ada di pop-up.

Berikut contoh hasil terjemahan xTranslate:

Google Translate

Google Translate

Yandex Translator

Bing Translator

xTranslate bisa kamu dapatkan di Chrome Web Store atau bisa klik klink berikut: xTranslate. Saat ini xTranslate hanya tersedia untuk Google Chrome (atau browser yang menggunakan chromium engine) saja. Untuk Firefox belum tersedia.

update:

xTranslate ternyata trialware. Kalau kamu mau tetap make gratisan, maka harus rela ada ads yang muncul.

Simplenote, Aplikasi Notes Ringan dan Tersedia di Berbagai Perangkat

Gue merupakan salah satu orang yang mempunyai banyak ide tulisan di pikiran meskipun 99% ide tulisan tersebut tidak akan terwujud dalam bentuk tulisan. Adapun ide tersebut kadang muncul kapan aja, baik lagi di kantor, di dalam bus, atau lagi merenungkan nasib negara di kamar pribadi. Nah untuk mencatat ide-ide tersebut gue menggunakan sebuah aplikasi bernama Simplenote.

simplenote

Simplenote adalah aplikasi note-taking sederhana yang tersedia untuk banyak perangkat, baik komputer, web based hingga aplikasi smartphone. Dengan tersedia di banyak perangkat, Simplenote memudahkan gue untuk menuliskan isi pikiran gue ke dalam bentuk draft tulisan. Simplenote juga mempunyai fitur syncronize data, sehingga setiap note yang gue buat akan bisa diakses dari perangkat mana saja. Continue reading

Review: SanDisk Ultra Flair USB 3.0 Flash Drive

Kali ini gue mau membahas singkat tentang hasil khilaf gue beberapa hari yang lalu. Gue membeli sebuah flash disk bernama SanDisk Ultra Flair USB 3.0 Flash Drive 16 GB.

Gue melakukan beberapa tes singkat untuk mengujui flash disk.

Tes pertama gue menguji read and writing speed. Adapaun aplikasi yang digunakan untuk melakukan tes ini adalah FlashBench (USB Flash Benchmark). Berikut hasil pengetesan:

Untuk read speed mendapat 31 MB/s dan untuk write speed mendapat 17 MB/s pada port USB 2.0. Jujur gue belum mengetahui bagaimana mengejar speed hingga 130 MB/s.

Tes kedua adalah tes transfer file berukuran besar. Gue mencoba untuk melakukan transfer file sebesar 1,27 GB dan berikut hasilnya:

Flash disk yang gue dapet ini adalah original, terbuki ada serial numbernya dan pas gue cek di website SanDisk, serial number ini ada. Hal ini sangat penting mengingat ada banyak flash disk SanDisk yang palsu.

Dari hasil kedua tes di atas maka gue menyimpulkan bahwa flash disk ini bagus untuk kamu gunakan keperluan sehari-hari.

Black Hawk Down Versi Film Dokumenter

Pernah nonton film Black Hawk Down? film yang bercerita tentang upaya pembebasan tentara AS yang tergabung dalam pasukan PBB dari penyanderaan pembrontak di Somalia. Film ini diangkat berdasarkan kisah nyata yang terjadi di tahun 1993.

Nah, kalau kamu tertarik dengan film ini namun meragukan keakuratan film Black Hawk Down versi sinema ini, kamu bisa menonton versi dokumentarinya loh.

Gue menemukan setidaknya 2 film dokumenter tentang peristiwa Black Hawk Down yang sebenarnya secuil peristiwa yang terjadi dalam Battle of Mogadishu pada tahun 1993. 1 film dokumenter dari natgeo, 1 lagi gue ga tau siapa pembuatnya.

Kalau kalian tertarik, kalian bisa nonton film dokumenter tersebut bawah ini.

 

Selamat menikmati film tersebut.

Beralih ke Vivaldi

Gue adalah penggemar berat browser Opera. Sudah lama gue meninggalkan Chrome yang resource hogs dan menggunakan Opera. Opera lebih lebih ringan dan yang paling gue suka adanya fitur Opera Turbo dimana fitur ini bisa membantu gue mengirit kuota internet.

Namun berita dibelinya Opera oleh konsorsium dari China membuat gue memutuskan untuk mencari browser baru. Gue punya pengalaman buruk dengan aplikasi China. Gue memutuskan untuk menginstal browser Vivaldi.

browser vivaldi

Vivaldi adalah browser buatan mantan CEO Opera dan berbasis Chrominium. Gue sendiri baru menginstal browser ini beberapa hari dan mencoba menggunakan sebagai browser utama. Sejauh ini gue cukup puas dengan Vivaldi. Continue reading