Project

Berawal dari keinginan untuk menyimpan sebuah foto dan video dari Instagram tanpa harus install aplikasi, gue membuat sebuah web based tool untuk mengunduh foto dan video dari Instagram. Tool tersebut gue kasih nama Ninu Instagram Downloader.

Meskipun namanya aneh bin panjang serta tampilannya yang plain, Ninu Instagram Downloader bisa loh digunakan untuk mengunduh foto (1 atau banyak foto dalam 1 post) atau video (1 atau banyak video dalam 1 post) dari Instagram. Untuk menggunakan tool ini kamu tidak perlu unduh aplikasi, cukup kunjungi ninu.jonneh.web.id dari browser komputer/hp kamu.

Cara menggunakan Ninu Instagram Downloader juga cukup mudah (ada petunjuknya juga di halaman utama). Kamu cukup masukan alamat IG yang kamu ingin unduh foto/videonya (alamat post bisa kamu dapatkan dari pilihan copy URL dari aplikasi Instagram) pada textbox bertuliskan ‘put link here’ lalu klik Download. Kamu tinggal Tunggu hingga semua foto/video tampil dan kamu bisa menyimpan foto/video tersebut. Setelah muncul semua foto/video, kamu tinggal menyimpannya. Caranya? ada kok di halaman utamanya.

Untuk menggunakan Ninu Instagram Downloader kamu hanya butuh browser terbaru, bisa Google Chrome, Mozilla Firefox atau browser bawaan Android (Jangan menggunakan Opera Mini) dan hanya akun publik yang bisa di unduh foto/videonya.

Gue adalah orang yang suka baca dan kalau sedang senggang bisa menjelajah banyak situs sekedar untuk memuaskan hasrat membaca. Salah satu situs kesukaan gue adalah FreshNews, karena situs ini merupakan news aggregator (pengumpul berita) tentang berita teknologi. Terinspirasi dari situs ini, gue mencoba untuk membuat proyek kecil news aggregator untuk berita berbahasa Indonesia. Proyek ini gue namakan FeedPena.

Biasanya situs news aggregator menggunakan fitur RSS dari sebuah situs untuk mendapatkan berita. Gue ingin mencoba hal yang berbeda untuk FeedPena, gue tidak menggunakan fitur RSS. Kenapa tidak pakai fitur RSS padahal fitur RSS mudah digunakan? jawaban gue adalah gue ingin menantang diri gue sendiri untuk coding. Menggunakan RSS itu mudah dan bahkan bisa dilakukan tanpa coding. Berhubung gue sudah lama tidak coding lagi, maka ini merupakan kesempatan yang bagus untuk memulai coding kembali.

tampilan feedpena

Ada banyak kendala yang gue hadapi dalam membuat FeedPena. Tapi justru ini tantangannya. Tantangan terbesar adalah bagaimana caranya bisa mendapatkan data yang gue perlukan untuk membuat sebuah news aggregator. Masing-masing situs berita mempunyai desain berbeda yang membuat gue berpikir keras untuk mendapatkan data dari situs berita tersebut. Sebenarnya kalau pakai RSS, masalah ini tidak ada, tapi kembali ke hal yang sudah gue katakan sebelumnya, gue pengen latihan coding.

FeedPena mendukung mode Desktop dan Mobile. Tampilannya sederhana dan tidak eye-catching. Gue memang pingin tampilan yang sederhana, selain itu gue juga masih memikirkan back-end FeedPena, hehehe. Tapi karena desainnya yang sederhana, FeedPena jadi cepat untuk ditampilkan. Berdasarkan GTMatrix, page load time FeedPena hanya 0,3 detik.

hasil gtmetrix feedpena

Hingga saat ini FeedPena masih dalam tahap pengembangan, karena masih ada beberapa hal yang mesti gue cari solusinya. Namun jika kamu mau mencoba FeedPena, maka kamu bisa mengunjungi halaman sementara FeedPena.