Permudah Hidup dengan Mesin Pernerjemah Bahasa

Sebuah judul yang cukup bombatis yak? gapapalah sapa tau bisa menambah jumlah pageview blog, hehehe. Gue mo cerita tentang kemudahaan yang gue dapat dengan memanfaatkan mesin penerjemah online. Sudah menjadi rahasia umum kalo gue ini ngefans sama dedeklucuk kawakami chihiro. Seperti orang Jepang umumnya, chihi kalau ngetwit atau nulis blog pasti menggunakan bahasa Jepang. Nah, penerjemah online sangat membantu gue.

Mesin penerjemah online macam Google Translate atau Bing Translator udah canggih sekarang. Meskipun hasilnya belum 100% bagus, namun cukup (atau bahkan sangat) membantu gue. Dengan bantuan penerjemah online gue bisa mengerti bahasa asing meskipun gue ga bisa bahasa tersebut. Contoh kasus gue, gue bisa paham akan tulisan chihi di twitter or blognya.

Untuk menerjemahkan bahasa Jepang, gue menggunakan 3 translator dan 1 kamus. Translatornya adalah Google Translate, Bing Translator dan WWWJDIC. Untuk kamus gue menggunakan Jisho.org. Gue membagi proses penerjemahan menjadi 2 tahap. Read More

Festival Ennichisai 2016

Akhirnya, festival kebudayaan Jepang yang gue tunggu-tunggu hadir juga. Ini merupakan ketiga kalinya gue dateng ke festival ini. Salah satu alasan gue menunggu Ennichisai 2016 adalah idol yang akan tampil, gue berharap idol group yang hadir sebanyak tahun lalu. Namun ternyata, grup idol yang hadir tidak banyak, hanya ada Love Android, Faint Star dan satu grup idol pria (maaf, gue lupa namanya).

Gue dateng pada hari sabtu dan minggu, meskipun sebentar karena ada kerjaan di saat yang bersamaan. Namun gue cukup menikmati festival ini. Jika tahun lalu gue sibuk moto-moto, maka tahun ini gue berencana pengen menikmati festival ini tanpa moto-moto. Namun insting jepret gue tidak bisa dipendam, akhirnya moto-moto juga meskipun hanya moto Love Android, bahkan gue sampe tusut (two shoot) sama member Love Android, hehehe. Member Love Android lucuk-lucuk dan dedekable.

lova android

lova android

lova android

lova android

Satu hal yang gue tanamkan dalam pikiran gue untuk festival ini, gue harus mencicipi makanan yang ada di sini. Ada buanyyaak makanan Jepang yang ditawarkan, namun, berhubung isi dompet tidak memungkinkan, gue hanya memakan beberapa makanan seperti ramen dan okonomiyaki (ini juga karena ada diskon). Selain itu, berburu barang diskonan (kebanyakan minuman sih kayak teh kotak, green sands, dsb). Terbesit pengen beli action figure, namun bingung mo beli action figure apaan.

Satu hal yang unik gue temukan disini adanya booth permainan yang berhadiah apparel Hanshin Tigers. Hanshin Tiger ini adalah klub baseball yang populer di Jepang, dan si dedek-super-lucuk Chihi merupakan salah satu ambasador Tora Hanshin Tigers. Gue kurang ngerti Tora Hanshin Tigers itu apa sih. Pengen ikutan main, tapi malu-malu kucing, mau beli kaosnya, isi kantong tidak mencukupi (malangnya nasib kuh). Yasudah akhirnya foto boothnya saja dan laporan ke oshi tercinta.

hanshin tigers booth

Gue juga menikmati hiburan di panggung utama, dimana ada performance dari Hiroaki Kato, Bonten (tim Taiko dari Jepang) dan tentunya parade Dashi & Omikoshi. Oya, satu hal yang gue heran, setiap ada parade ini di sore hari, pasti turun hujan (setidaknya beberapa kali gue nonton parade ini di Ennichisai).

ennichisai 2016

ennichisai 2016

ennichisai 2016

ennichisai 2016

Ennichisai tahun 2016 ini sepertinya semakin ramai saja loh. Bahkan sewaktu di panggung utama, gue denger MC ngomong kalo Ennichisai ini adalah Festival Jepang terbesar di dunia di luar Jepang. Wow.

Gue berharap next Ennichisai gue bisa pantengin acara ini non-stop tanpa halangan. Gue juga berharap kalo festival ini makin gede, semakin banyak tempatnya, dan tentu saja, semakin banyak dedek2lucuk yang dihadirkan di acara ini, hehehe. See ya next Ennichisai.