Menggunakan Zorin OS 12.4 Pada Laptop Lawas

Salah satu nama distro Linux yang cukup sering gue denger adalah Zorin OS. Zorin OS adalah salah satu distro Linux yang mengutamakan kemudahan penggunaan Sistem Operasi untuk pengguna komputer yang ingin menggunakan Linux sebagai OS utama. Zorin OS menggunakan Ubuntu sebagai base OS.

Tertarik untuk melihat tampilan serta ingin mengetahui apakah Zorin OS ini bisa berjalan lancar di Komputer lawas low end, gue mencoba untuk menginstal Zorin OS. Oiya, kategori komputer (atau laptop) lawas low end adalah komputer / laptop yang sudah berusia lebih dari 4 tahun dan mempunyai spesifikasi rendah (terutama untuk CPU dan RAM). Nah, Zorin OS yang gue gunakan adalah Zorin OS terbaru versi 12.4 dan gue menginstal OS ini pada Laptop Asus X200MA yang mempunyai spesifikasi Intel Celeron 2920 dan RAM 2GB. laptop gue ini sendiri bisa dikategorikan laptop lawas low end.

Hal pertama yang gue lakukan setelah selesai instal adalah mengecek penggunaan memori saat komputer selesai start up. Penggunaan memori saat Zorin OS sedang idle adalah sekitar 800Mb. Buat gue, penggunaan memori Zorin OS termasuk lumayan besar mengingat laptop yang digunakan adalah laptop dengan kategori low end.

Tampilan Zorin OS termasuk elegan dan eye-catching. Desktop ZorinOS bisa di seting apakah ingin mirip Windows atau Mac. Secara default, Zorin OS mengusung tema Flat modern, dimana tema flat juga digunakan pada Windows 10. Tampilan desktop ZorinOS cukup sederhana, hanya ada taskbar dan start menu, mirip dengan Windows. Tampilan yang sederhana ini akan memudahkan pengguna awal (terutama pengguna Windows) untuk menggunakan Zorin OS.

Salah satu fitur kosmetik Zorin OS yang cukup menarik dan sempat gue coba adalah fitur App Thumbnail Preview, yang dimana jika kita mengarahkan kursor mouse ke sebuah aplikasi pada taskbar akan menampilkan tampilan pratinjau / preview dari aplikasi tersebut. Fitur ini juga ada di Windows 7 dan 10.

Zorin OS 12.4 dilengkapi dengan LibreOffice, GIMP, Wine, browser Chromium, Pitivi (video editor), Rhythmbox (music player) dan beberapa aplikasi penunjang lain seperti aplikasi Wheater (cuaca) dan Map.. Aplikasi ini sudah memadai untuk digunakan oleh pengguna awam komputer yang mungkin lebih dahulu menggunakan Windows atau Mac. Adanya Wine dan PlayonLinux terinstal secara default juga membantu pengguna yang mungkin ingin menjalankan aplikasi Windows pada Zorin OS.

Gue melakukan beberapa tes untuk mengetahui penggunaan memori komputer. Adapun tes yang gue lakukan adalah penggunaan browser, office dan multi aplikasi (penggunaan beberapa aplikasi secara berbarengan). Berikut hasilnya:

 

 

multi aplikasi

Dari hasil tes di atas terutama untuk penggunaan multi aplikasi, maka Zorin OS bisa di bilang pas-pasan untuk digunakan di komputer lawas low end. Gue tidak merekomendasikan Zorin OS untuk kamu yang mempunyai komputer dengan RAM 2 GB atau kurang. Kamu akan mengalami banyak loading serta merasa komputer kurang respon pada saat penggunaan multi aplikasi.

Jika kamu menyukai dan ingin menggunakan Zorin OS, ada baiknya untuk menambah RAM menjadi 3 – 4 GB. Atau kamu bisa menggunakan Zorin OS lite yang (kata pembuat Zorin OS) bisa digunakan untuk komputer lawas / low end. Mungkin nanti akan gue bahas di blog ini.