Pada update Windows 10 terbaru, windows menyertakan native openSSH client. Dengan adanya native client ini, maka pengguna Windows 10 tidak memerlukan lagi aplikasi pihak lain, seperti putty, untuk melakukan koneksi lewat SSH.

Untuk bisa mendapatkan aplikasi ini, maka kamu harus melakukan update Windows terbaru dahulu. Setelah itu, bisa mendapatkan aplikasi ini di Settings -> Apps & Features -> Manage optional features -> Add a feature lalu pilih OpenSSH Client (Beta) dan klik install. Tunggu beberapa saat untuk Windows melakukan instalasi aplikasi.

install OpenSSH Client

Sewaktu gw install, command SSH belum di deteksi oleh Command Prompt, namun di Windows PowerShell sudah bisa. Kamu harus melakukan restart komputer terlebih dahulu supaya bisa memanggil command ssh di Command Prompt.

ssh pada Command Prompt

Meskipun saat ini Windows 10 sudah mendukung ssh, namun gw tetap menggunakan Putty untuk koneksi ssh karena Putty memiliki fitur ‘simpan password’ dimana gw memudahkan gw untuk login. Namun jika nanti gw punya mesin lain berbasis Windows 10, gw mungkin akan menggunakan native client ssh bawaan Windows 10.

Perlu kamu ingat, native SSH client di Windows 10 masih versi beta, saat ini 0.10, jadi ada kemungkinan adanya bug atau fitur yang terbatas.

Halaman muka Youtube kali ini mengenalkan gue kepada Sarah Àlainn, seorang penyanyi asal Sidney, Australia yang berkarir di Jepang. Pertama kali denger nama Sarah Àlainn agak asing, dan bertanya ke teman gue yang suka musik jejepangan juga tidak mengetahui tentang Sarah Àlainn. Musik Sarah Àlainn memang bukan musik jejepangan, lebih ke barat klasik. Video yang gue dapat adalah video promo album Sarah berjudul Anima.

Satu kata yang terucap ketika pertama mendengar suara Sarah Àlainn, Angelic Voice. Gilaks, suara yang bening dengan oktaf yang tinggi, menghipnotis gue. Gue pun mencoba untuk mencari lagu Sarah di Spotify. Album Anima.

Album Anima ini bukanlah album terbaru Sarah Àlainn, karena di rilis pada Febuari 2017. Namun karena saat gue pertama kali mengetahui Sarah Àlainn adalah video promo album Anima, jadinya gue mencoba mendengarkan lagu-lagu pada album ini.

Pada album Anima, “Angelic Voice” Sarah Àlainn berpadu dengan iringan musik orkestra. 1 kata, Amazing. Pada lagu pembuka saja sudah disambut dengan suara Sarah diiringi dengan alunan orkestra yang membuat gue, well, merinding-terkejut-terkagum-tercengang. Sarah Àlainn ini memiliki oktaf tinggi, dan kamu bisa denger di lagu pembuka yang berjudul ネッラ・ファンタジア (Nerra / Nella Fantasia).

Pada trak kedua, ada Sky Calling. Masih dengan balutan orkestra, lagu ini lebih ajib (buat gue) dibanding lagu pertama. Susah di deskripsikan, cuman satu kata, AJIB. Pola yang sama juga ada di lagu Little Doll, Bring The Snow, 大いなる世界 (Great World / Canto Della Terra [itunes version]).

Pada album Anima ini, Meskipun di dominasi dengan musik orkestra, ada juga lagu yang diiringi dengan gitar akustik, Hallelujah. Serta, ada 1 lagu instrumen violin, Animus. (Sarah Àlainn ini juga seorang violinist loh).

Oya, kebanyakan lagu di Anima ini dinyanyikan dengan bahasa Inggris, namun ada juga bahasa Italia dan ada juga dalam bahasa Jepang.

Secara keseluruhan, gue sangat suka dengan Sarah Àlainn (beserta musiknya). Sepertinya gue akan memborong album iTunes Sarah di saat menjelang natal, sebagai kado natal buat gue.

Gue sangat merekomendasikan kalian untuk mendengarkan lagu-lagu Sarah Àlainn, bisa dengar lewat Spotify atau beli via iTunes. Gue jamin, kalian bakal jatuh hati pada (suara) Sarah Àlainn.