Internet Cepat (dan Stabil) Buat Apa?

Beberapa hari ini gue merasa bahwa jalanan di Jakarta semakin macet, entah ada apa. Perasaan gue sih si komo udah berevolusi menjadi Godzilla dan udah ga di Jakarta tetapi kenapa tetap macet yak? Dan dikarenakan kemacetan yang membuat frustasi ini, gue malah kepikiran akan pernyatan (soon-to-be-ex) Menkominfo yang pernah ngetweet pertanyaan ‘internet cepat buat apa?’

Dibawah ini merupakan beberapa manfaat-manfaat hasil pemikiran brilian gue ketika lagi nunggu lampu merah menjadi hijau akan manfaat Internet cepat (dan stabil). Kenapa gue bilang internet cepat (dan stabil) karena internet cepat juga percuma kalo ga stabil koneksinya :p.

1. Menghemat BMM dan mempermudah Pekerjaan

Salah satu keunggulan akibat Internet cepat adalah banyak para pekerja yang bisa bekerja secara remote / jarak jauh. Beberapa pekerjaan seperti: programmer, desain grafis, fotografer hingga pekerjaan seperti customer support pun bisa dikerjakan dari rumah, asalkan ada koneksi internet cepat dan stabil.

Jika saja ada 10000 pekerja yang biasa PP kantor-rumah menghabiskan 2 liter bensin (asumsi menggunakan motor) beralih bekerja secara remote, maka akan ada penghematan 20000 liter bensin per hari. Selain itu juga akan mengurangi populasi kendaraan bermotor berada di jalan raya. Read More

Format RAW Pada Fotografi: Bermain Dengan Exposure

Jika kemarin gue sudah membahas tentang White Balance, kini gue akan membahas keuntungan format RAW lainnya, yaitu lebih fleksibel untuk bermain Exposure. Eksposure itu bahasa singkatnya adalah jumlah cahaya yang ditangkap oleh sensor kamera pada saat pemotretan. Semakin banyak cahaya yang di terima oleh sensor, maka foto akan terlihat semakin terang, dan semakin dikit cahaya yang diterima oleh sensor, maka foto akan terlihat semakin gelap.

Exposure sendiri ditentukan oleh: Shutter Speed, Aperture dan ISO. Ketiga hal ini yang menentukan apakah foto yang dihasilkan cahayanya terang, pas atau gelap. Exposure biasanya dilambangkan dengan kode Ev dan ada 3 tingkatan exposure, yaitu: Normal Exposure, Under Exposure dan Over Exposure. Dalam kamera digital tampilan exposure sebagai berikut:

Nah, lalu apa hubungannya Expsoure dengan format RAW? seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, format RAW itu format ‘mentah’ dan karena itu kita bebas bermain dengan Exposure (lebih tepatnya tingkatan exposure seperti normal, under atau over). contohnya? misalnya, jika kamu memotret di ruangan yang kondisi cahayanya kurang dan dilarang menggunakan flash, maka apa yang akan kamu lakukan? umumnya kebanyakan orang akan menjawab menaikan ISO. Read More